Jumat, 28 Juni 2013

Miss. Melamin Perusak Rumah Tangga



 Peralatan makan dan minum berbahan dasar Melamin kini banyak di jual dan mudah di dapat di pasaran, dengan warna dan bentuk-bentuk yang menarik, ringan, tidak mudah pecah .Dengan harga yang murah meriah semakin di gemari saat ini. Tapi siapa sangka di balik semua itu ada bahaya yang mengintai keluarga kita.

Apa sebenarnya melamin itu?
 Melamin adalah senyawa organik berbentuk kristal putih dengan rumus C3N6H6 yang kaya Nitrogen (N).  Meskipun tinggi Nitrogen melamin bukanlah protein . Melamin biasa di gunakan sebagai campuran bahan untuk pembuatan plastik,bahan perekat,peralatan makanan,pelapis kayu dll.

 Melamin merupakan persenyawaan (polimerisasi) kimia antara monomer formaldehid dan monomer fenol. Apabila keduanya di gabung maka sifat racun formaldehid hilang dan menghasilkan melamin.tetapi formaldehid dapat muncul dan bersifat racun apabila melamin mengalami depolimerisasi misalnya terkena panas, sinar ultraviolet,tergerusnya permukaan melamin,yang mengakibatkan partikel terlepas.
 Ketika kita akan menghidangkan makanan atau minuman panas lebih baik menggunakan peralatan yang tidak terbuat dari melamin, karena panas tadi bisa merusak ikatan formalin dan larut dalam makanan tersebut. 

Apa aja bahaya yang ditimbulkan melamin jika terkontaminasi oleh tubuh?
- Gagal ginjal
- Beragam jenis kanker
- Rusaknya alat reproduksi
- Iritasi pada kulit akibat paparan melamin

Tidak hanya berbahaya jika terkontaminasi langsung pada makanan seperti kasus susu formula yang terkontaminasi melamin, melainkan juga pada peralatan makan kita. Tapi perlu diingat, asal tidak di pakai untuk wadah makanan atau minuman panas melamin masih aman di gunakan.

Demikian artikel ini saya tulis, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembacanya.
Sumber :

http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_material/miss-melamin-perusak-rumah-tangga/
http://id.wikipedia.org/wiki/Melamina
http://doktersehat.com/bahaya-alat-makan-melamin/
http://saveindonesianchildren.wordpress.com/2009/03/10/bahaya-produk-makanan-bermelamin-bagi-anak-anda/
http://nasional.kompas.com/read/2008/09/26/05515043/inilah.bahaya.mengoplos.melamin.ke.susu

Jumat, 14 Juni 2013

Monosodium Glutamat (MSG)

Menambahkan penyedap dan penguat rasa pada makanan sudah menjadi kebiasaan dari perilaku sehari-hari . Memang tidak dipungkiri, kelezatan suatu hidangan dapat menambah nafsu makan. Berbagai carapun dilakukan untuk menghasilkannya. Salah satu dengan menambahkan sedikit bahan penyedap rasa instan. Penyedap rasa instan ini mudah didapat, harganya pun murah. Sehingga sering membuat kita lupa, ada zat apa di balik penyedap makanan tersebut.

 Kita pasti mengenal Monosodium Glutamate (MSG) atau vetsin, yang memang membuat makanan terasa lebih sedap, gurih dan membuat ketagihan. MSG, zat aditif yang paling terkenal di dunia pertama kali ditemukan di Jepang sejak tahun 1909. Selain murah, MSG efektif sekali untuk menguatkan rasa pada makanan.
Sejak pertama kalinya diluncurkan ke pasar, MSG telah diproduksi dengan tiga metode: 
 1)  Hidrolis protein nabati dengan asam hidro klorida untuk memutuskan ikatan peptida (1909-1962)
 2)  Sintetis kimia langsung akri lonitrul ( 1962-1973)
 3)  Fermentasi bakteri, metode yang di gunakan saat ini.

 Saat ini, sebagian besar produksi MSG di dunia dilakukan dengan fermentasi bakteri dalam proses yang mirip dengan produksi anggur, cuka, yoghurt, dan bahkan cokelat. Natrium (sodium) ditambahkan pada tahap netralisasi. Selama fermentasi, bakteri terpilih (coryneform bacteria) yang dikultur dengan amonia dan karbohidrat dari bit gula, tebu gula, tapioka, atau molase, mengeluarkan asam amino ke dalam kultur kaldu, yang daripadanya L-glutamat kemudian diisolasi.

Sebenarnya kelezatan suatu hidangan tidak hanya diperoleh dari bahan penyedap rasa saja, tetapi dapat juga diperoleh dari bahan-bahan makanan yang masih segar dan bermutu baik.
Dari semua zat penting dalam makanan Glutamat merupakan salah satu komponen utama yang memberikan rasa lezat pada makanan.

Apakah Monosodium Glutamat itu ?
Monosodium Glutamat adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG sendiri terdiri dari air, sodium dan Glutamat.

Apakah MSG berdampak negatif terhadap tubuh ?
MSG mempunyai efek negatif terhadap tubuh, apalagi jika MSG digunakan secara berlebihan. 12 gram MSG per hari dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. Tidak hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.

Alternatif  lain pengganti MSG?
Selain menggunakan bahan makanan yang bermutu baik dan masih segar, kita dapat memberi sedikit gula pasir, garam,bawang putih,ebi atau teri pada masakan, karena juga dapat memberi efek gurih pada masakan dan pastinya lebih sehat.
Sumber :