Tingkat kesuburan tanah dan tanaman tidak lepas dari peran pupuk,
kenapa ya ? kalau bagi para petani atau yang hobi bercocok tanam mungkin
sudah tau jawabnya. Fungsi dari pupuk adalah untuk mencukupi kebutuhan
unsur hara yang di perlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan
baik atau bisa disebut juga sebagai suplemen yang merangsang pertumbuhan
dan meningkatkan metabolisme dari tanaman untuk mendapatkan hasil yang
berkualitas.
Secara umum pupuk digolongkan menjadi dua yaitu :
1. Pupuk Organik,
adalah pupuk yang terbuat dari sisa-sisa/kotoran mahluk hidup yang di
olah melalui proses pembusukan oleh bakteri pengurai, pupuk organik
mempunyai komposisi kandungan hara yang lengkap.
Contohnya: Pupuk kandang, Pupuk kompos, Pupuk humus, Pupuk hijau.
2. Pupuk Anorganik,
adalah jenis pupuk yang di buat dari pabrik dari proses pencampuran
bahan kimia untuk mendapatkan hasil kandungan hara yang tinggi. Pupuk
jenis ini termasuk satu atau lebih dari tiga unsur paling penting atau
unsur primer dalam nutrisi tanaman yaitu Nitrogen (N), fosfor (P), dan
Kalium (K).
Contohnya : Pupuk Urea,TSP, SP36,KCL.
Dari tiga unsur penting di atas sebenarnya apa aja fungsinya:
Kenapa
Nitrogen penting, karena nitrogen berfungsi untuk kelangsungan
pertumbuhan tanaman yang di butuhkan dalam jumlah banyak. Apabila
tanaman mengandung cukup N maka akan menunjukan warna daun yang hijau
tua yang artinya klorofil dalam daun tinggi, apabila kekurangan N maka
daun akan menguning.
Tanaman juga harus mendapatkan Fosfor (P)
secara cukup untuk pertumbuhan secara normal.fungsi penting fosfor di
tanaman yaitu dalam proses fotosintesis,respirasi,transfer penyimpanan
energi,pembelahan dan pembesaran sel serta proses-proses di dalam
tanaman lainya.
Ion kalium(K) berfungsi sebagai aktivator dari banyak enzim yang berpartisipasi dalam proses metabolisme tanaman.
Pupuk
dari bentuk fisiknya bisa di bedakan menjadi dua yaitu dalam bentuk
padat dan bentuk cair. umumnya pupuk padat biasa berbentuk butiran atau
kristal, sedangkan pupuk cair dalam bentuk konsentrat atau cairan. Di
dunia industri saat ini sudah banyak pabrik-pabrik yang memproduksi
pupuk jenis kimia modern atau pupuk anorganik. Tapi kalau mau pupuk
dengan harga murah ya pastinya pupuk organik karna lebih mudah di dapat.
Mungkin itu saja, dari saya bahasan tentang Pupuk semoga bermanfaat.
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pupuk
http://epetani.deptan.go.id/pupuk
http://tokopupuk.net/
Berbagi Ilmu Pengetahuan
Jumat, 05 Juli 2013
Jumat, 28 Juni 2013
Miss. Melamin Perusak Rumah Tangga
Peralatan makan dan minum berbahan
dasar Melamin kini banyak di jual dan mudah di dapat di pasaran, dengan warna
dan bentuk-bentuk yang menarik, ringan, tidak mudah pecah .Dengan harga yang
murah meriah semakin di gemari saat ini. Tapi siapa sangka di balik semua itu
ada bahaya yang mengintai keluarga kita.
Apa sebenarnya melamin itu?
Melamin adalah senyawa organik
berbentuk kristal putih dengan rumus C3N6H6 yang kaya Nitrogen (N).
Meskipun tinggi Nitrogen melamin bukanlah protein . Melamin biasa di gunakan
sebagai campuran bahan untuk pembuatan plastik,bahan perekat,peralatan
makanan,pelapis kayu dll.
Melamin merupakan persenyawaan
(polimerisasi) kimia antara monomer formaldehid dan monomer fenol. Apabila
keduanya di gabung maka sifat racun formaldehid hilang dan menghasilkan
melamin.tetapi formaldehid dapat muncul dan bersifat racun apabila melamin
mengalami depolimerisasi misalnya terkena panas, sinar ultraviolet,tergerusnya
permukaan melamin,yang mengakibatkan partikel terlepas.
Ketika kita akan menghidangkan
makanan atau minuman panas lebih baik menggunakan peralatan yang tidak terbuat
dari melamin, karena panas tadi bisa merusak ikatan formalin dan larut dalam
makanan tersebut.
Apa aja bahaya yang ditimbulkan
melamin jika terkontaminasi oleh tubuh?
- Gagal ginjal
- Beragam jenis kanker
- Rusaknya alat reproduksi
- Iritasi pada kulit akibat paparan
melamin
Tidak hanya berbahaya jika
terkontaminasi langsung pada makanan seperti kasus susu formula yang
terkontaminasi melamin, melainkan juga pada peralatan makan kita. Tapi perlu
diingat, asal tidak di pakai untuk wadah makanan atau minuman panas melamin
masih aman di gunakan.
Demikian artikel ini saya tulis,
semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembacanya.
Sumber :
http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_material/miss-melamin-perusak-rumah-tangga/
http://id.wikipedia.org/wiki/Melamina
http://doktersehat.com/bahaya-alat-makan-melamin/
http://saveindonesianchildren.wordpress.com/2009/03/10/bahaya-produk-makanan-bermelamin-bagi-anak-anda/
http://nasional.kompas.com/read/2008/09/26/05515043/inilah.bahaya.mengoplos.melamin.ke.susu
Jumat, 14 Juni 2013
Monosodium Glutamat (MSG)
Kita pasti mengenal Monosodium Glutamate (MSG)
atau vetsin, yang memang membuat makanan terasa lebih sedap, gurih dan membuat
ketagihan. MSG, zat aditif yang paling terkenal di dunia pertama kali ditemukan
di Jepang sejak tahun 1909. Selain murah, MSG efektif sekali untuk menguatkan rasa
pada makanan.
Sejak pertama kalinya diluncurkan ke pasar, MSG
telah diproduksi dengan tiga metode:
1) Hidrolis protein nabati dengan asam hidro klorida untuk memutuskan ikatan peptida (1909-1962)
2) Sintetis kimia langsung akri lonitrul ( 1962-1973)
3) Fermentasi bakteri, metode yang di gunakan saat ini.
Saat ini,
sebagian besar produksi MSG di dunia dilakukan dengan fermentasi bakteri dalam
proses yang mirip dengan produksi anggur, cuka, yoghurt, dan bahkan cokelat.
Natrium (sodium) ditambahkan pada tahap netralisasi. Selama fermentasi, bakteri
terpilih (coryneform bacteria) yang dikultur dengan amonia dan karbohidrat dari
bit gula, tebu gula, tapioka, atau molase, mengeluarkan asam amino ke dalam
kultur kaldu, yang daripadanya L-glutamat kemudian diisolasi.
Sebenarnya kelezatan suatu hidangan tidak hanya diperoleh dari bahan penyedap rasa saja, tetapi dapat juga diperoleh dari bahan-bahan makanan yang masih segar dan bermutu baik.
Dari semua zat penting dalam makanan Glutamat merupakan salah satu komponen utama yang memberikan rasa lezat pada makanan.
Apakah Monosodium Glutamat itu ?
Monosodium Glutamat adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat dari hasil fermentasi zat tepung dan tetes dari gula beet atau gula tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG sendiri terdiri dari air, sodium dan Glutamat.
Apakah MSG berdampak negatif terhadap tubuh ?
MSG mempunyai efek negatif terhadap tubuh, apalagi jika MSG digunakan secara berlebihan. 12 gram MSG per hari dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. Tidak hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.
Alternatif lain pengganti MSG?
Selain menggunakan bahan makanan yang bermutu baik dan masih segar, kita dapat memberi sedikit gula pasir, garam,bawang putih,ebi atau teri pada masakan, karena juga dapat memberi efek gurih pada masakan dan pastinya lebih sehat.
Sumber :
Rabu, 29 Mei 2013
LAHIRNYA KONSEP SINTETIS
Dulunya dianggap bahwa sintesis lebih dan tidak terlalu teoritis empiris bila dibandingkan dengan studi struktur dan reaksi. Namun, dengan berkembangnya struktur dan reaksi, sintesis juga perlahan menjadi lebih berlandaskan teori dan tersistematisasi. Di bab ini kita akan secara sekilas melihat perkembangan terbaru sintesis modern.
Salah satu tujuan utama kimia adalah menciptakan material penting, atau sintesis material. Dari zaman alkemi, tujuan ini adalah tujuan terpenting yang akan dicapai. Alkemi menyumbangkan karyanya pada lahirnya kimia modern dengan berbagi teknik eksperimen dan alat yang dikembangkannya.
Konsep sintesis modern lahir setelah teori atom lahir dan struktur molekul dielusidasi berdasarkan teori atom. Situasi semacam ini akhirnya dicapai di pertengahan abad 19. Teori valensi Kekulé dan Couper diusulkan sekitar tahun 1858. Tidak semua kimiawan pada waktu itu siap menggunakan teori valensi Kekulé , yang dicirikan dengan penggunaan ikatan antar atom.
Kimiawan Rusia Aleksandr Mikhailovich Butlerov (1828-1886) dengan semangat mendukung teori Kekulé-Couper dan mendeklarasikan bahwa satu dan hanya satu rumus kimia yang berkaitan dengan satu senyawa dan atom-atom dalam molekul diikat satu sama lain sesuai dengan teori ikatan valensi, serta menolak asumsi umum bahwa atom tersusun secara acak dalam molekul.
Menurutnya, valensi bukan hanya ukuran proporsi atom dalam molekul, valensi juga mendefinisikan pola ikatan antar atom dalam molekul. Ialah yang pertama menggunakan istilah struktur kimia di tahun 1861.
Menurut teorinya, akan ada isomer bila terdapat dua atau lebih cara atom-atom berikatan untuk satu rumus rasional. Di sekitar waktu itu, kimiawab Jerman, Adolph Wilhelm Hermann Kolbe (1818-1884) berhasl mensintesis isopropil alkohol (CH3)2CHOH dan Butlerov sendiri berhasil mensitesis t-butil alkohol (CH3)3COH. Keberhasilan ini membuktikan adanya alkohol primer dan tersier dan kemudian mengukuhkan konsep struktur kimia.
Jadi, filosofi dasar kimia sintesis dikukuhkan di pertengahan abad 19. Secara praktis sintesis bukan berarti mudah
Dulunya dianggap bahwa sintesis lebih dan tidak terlalu teoritis empiris bila dibandingkan dengan studi struktur dan reaksi. Namun, dengan berkembangnya struktur dan reaksi, sintesis juga perlahan menjadi lebih berlandaskan teori dan tersistematisasi. Di bab ini kita akan secara sekilas melihat perkembangan terbaru sintesis modern.
Salah satu tujuan utama kimia adalah menciptakan material penting, atau sintesis material. Dari zaman alkemi, tujuan ini adalah tujuan terpenting yang akan dicapai. Alkemi menyumbangkan karyanya pada lahirnya kimia modern dengan berbagi teknik eksperimen dan alat yang dikembangkannya.
Konsep sintesis modern lahir setelah teori atom lahir dan struktur molekul dielusidasi berdasarkan teori atom. Situasi semacam ini akhirnya dicapai di pertengahan abad 19. Teori valensi Kekulé dan Couper diusulkan sekitar tahun 1858. Tidak semua kimiawan pada waktu itu siap menggunakan teori valensi Kekulé , yang dicirikan dengan penggunaan ikatan antar atom.
Kimiawan Rusia Aleksandr Mikhailovich Butlerov (1828-1886) dengan semangat mendukung teori Kekulé-Couper dan mendeklarasikan bahwa satu dan hanya satu rumus kimia yang berkaitan dengan satu senyawa dan atom-atom dalam molekul diikat satu sama lain sesuai dengan teori ikatan valensi, serta menolak asumsi umum bahwa atom tersusun secara acak dalam molekul.
Menurutnya, valensi bukan hanya ukuran proporsi atom dalam molekul, valensi juga mendefinisikan pola ikatan antar atom dalam molekul. Ialah yang pertama menggunakan istilah struktur kimia di tahun 1861.
Menurut teorinya, akan ada isomer bila terdapat dua atau lebih cara atom-atom berikatan untuk satu rumus rasional. Di sekitar waktu itu, kimiawab Jerman, Adolph Wilhelm Hermann Kolbe (1818-1884) berhasl mensintesis isopropil alkohol (CH3)2CHOH dan Butlerov sendiri berhasil mensitesis t-butil alkohol (CH3)3COH. Keberhasilan ini membuktikan adanya alkohol primer dan tersier dan kemudian mengukuhkan konsep struktur kimia.
Jadi, filosofi dasar kimia sintesis dikukuhkan di pertengahan abad 19. Secara praktis sintesis bukan berarti mudah
Selasa, 28 Mei 2013
MENANGKAP KARBON DIOKSIDA DENGAN BATUAN
Penelitian tentang sebuah jenis batuan yang banyak ditemukan di Oman menunjukkan bahwa batuan tersebut bisa digunakan untuk menyapu bersih milyaran ton karbon dioksida setiap tahun tanpa harus ditambang, menurut beberapa ilmuwan di Amerika Serikat .
Peter Keleman dan Jurg Matter, di Columbia University, US, mengatakan bahwa batuan peridotit (yang sebagian besar tersusun atas mineral silikat olivin dan piroksen) bereaksi secara alami dengan CO2 dan membebaskannya dalam bentuk karbonat jauh lebih cepat dari yang diduga. Dengan mempercepat reaksi ini dengan panas dan dengan memaksa CO2 masuk ke dalam batuan melalui lubang-lubang yang telah dibor, para peneliti ini memperkirakan bahwa batuan perodotit Oman sendiri bisa menangkap milyaran ton CO2 dalam waktu setahun − sebuah proporsi signifikan dari 30 milyar ton CO2 yang diemisikan setiap tahun di dunia oleh aktivitas manusia. Periodotit juga ditemukan di pulau-pulau Pasifik Papua Nugini dan Caledonia, serta di California.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pemanasan pendahuluan peridotit dan menginjeksikan CO2 murni atau campuran cairan yang kaya CO2. Karena reaksi antara silikat dan CO2 untuk membentuk karbonat bersifat eksotermis, maka reaksi ini akan menjaga suhu batuan mendekati suhu optimum 200°C, sehingga memaksimalkan laju reaksi. Tetapi CO2 harus dipompakan dengan cepat ke dalam batuan agar dapat mengimbangi laju reaksi yang meningkat. Ini bisa menimbulkan masalah, karena pemurnian CO2 dari gas cerobong pabrik sangat intensif energi, papar Mercedes Maroto-Valer, yang meneliti sekuestrasi karbon di Nottingham University’s center untuk penangkapan dan penyimpanan karbon.
Pendekatan kedua menghindari isu ini dengan menggunakan teknik-teknik dari industri minyak untuk mengebor dua lubang jauh ke dalam formasi batuan di bawah perairan laut dangkal, dan menyambung kedua lubang ini dengan sebuah jalur. Suhu batuan meningkat seiring dengan kedalaman dan suhu pada dasar lubang bor 5km adalah sekitar 100°C. Air laut yang dingin, yang mengandung CO2 bisa dipompakan kedalam salah satu lubang, dan jika telah mencapai dasar lubang, reaksi eksotermis selanjutnya akan mempertahankan suhu tinggi yang diperlukan untuk mengarahkan proses ini. Air yang menjadi panas pada akhirnya akan mencari jalan untuk berpindah ke lubang bor kedua (melalui jalur sambungan yang telah dibuat) dan naik ke permukaan melalui proses konveksi.
Meskipun pendekatan ini akan dibatasi oleh suplai CO2 terlarut dengan jumlah sekitar 10.000 ton CO2 per km3 batuan, namun biayanya bisa jauh lebih rendah, karena air yang bersirkulasi akan berfungsi mentransport CO2.
Para peneliti ini sangat berhati-hati dengan usulan tersebut. Model-model yang lebih rinci dan tes lapangan akan diperlukan untuk mengevaluasinya, kata mereka.
Disadur dari: http://www.rsc.org/chemistryworld/
Penelitian tentang sebuah jenis batuan yang banyak ditemukan di Oman menunjukkan bahwa batuan tersebut bisa digunakan untuk menyapu bersih milyaran ton karbon dioksida setiap tahun tanpa harus ditambang, menurut beberapa ilmuwan di Amerika Serikat .
Peter Keleman dan Jurg Matter, di Columbia University, US, mengatakan bahwa batuan peridotit (yang sebagian besar tersusun atas mineral silikat olivin dan piroksen) bereaksi secara alami dengan CO2 dan membebaskannya dalam bentuk karbonat jauh lebih cepat dari yang diduga. Dengan mempercepat reaksi ini dengan panas dan dengan memaksa CO2 masuk ke dalam batuan melalui lubang-lubang yang telah dibor, para peneliti ini memperkirakan bahwa batuan perodotit Oman sendiri bisa menangkap milyaran ton CO2 dalam waktu setahun − sebuah proporsi signifikan dari 30 milyar ton CO2 yang diemisikan setiap tahun di dunia oleh aktivitas manusia. Periodotit juga ditemukan di pulau-pulau Pasifik Papua Nugini dan Caledonia, serta di California.

Batuan peridotit di Oman bisa menangkap lebih dari satu milyar ton karbon dioksida setahun
Ide penangkapan CO2 dalam bentuk karbonat di dalam batuan bukanlah hal yang baru sama sekali. Tetapi penangkapan CO2
secara alami tidak berlangsung sangat cepat, dan kebanyakan skema yang
ada memerlukan energi untuk menambang batuan dan menyebarkannya pada
sebuah permukaan, atau membawanya ke sebuah pabrik pembangkit daya.
Kelemen dan Matter menunjukkan bahwa dengan sedikit panas ekstra dan
beberapa persiapan, batuan peridotit bisa dibiarkan tetap pada tempatnya
semula dan CO2 diarahkan ke batuan tersebut.Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pemanasan pendahuluan peridotit dan menginjeksikan CO2 murni atau campuran cairan yang kaya CO2. Karena reaksi antara silikat dan CO2 untuk membentuk karbonat bersifat eksotermis, maka reaksi ini akan menjaga suhu batuan mendekati suhu optimum 200°C, sehingga memaksimalkan laju reaksi. Tetapi CO2 harus dipompakan dengan cepat ke dalam batuan agar dapat mengimbangi laju reaksi yang meningkat. Ini bisa menimbulkan masalah, karena pemurnian CO2 dari gas cerobong pabrik sangat intensif energi, papar Mercedes Maroto-Valer, yang meneliti sekuestrasi karbon di Nottingham University’s center untuk penangkapan dan penyimpanan karbon.
Pendekatan kedua menghindari isu ini dengan menggunakan teknik-teknik dari industri minyak untuk mengebor dua lubang jauh ke dalam formasi batuan di bawah perairan laut dangkal, dan menyambung kedua lubang ini dengan sebuah jalur. Suhu batuan meningkat seiring dengan kedalaman dan suhu pada dasar lubang bor 5km adalah sekitar 100°C. Air laut yang dingin, yang mengandung CO2 bisa dipompakan kedalam salah satu lubang, dan jika telah mencapai dasar lubang, reaksi eksotermis selanjutnya akan mempertahankan suhu tinggi yang diperlukan untuk mengarahkan proses ini. Air yang menjadi panas pada akhirnya akan mencari jalan untuk berpindah ke lubang bor kedua (melalui jalur sambungan yang telah dibuat) dan naik ke permukaan melalui proses konveksi.
Meskipun pendekatan ini akan dibatasi oleh suplai CO2 terlarut dengan jumlah sekitar 10.000 ton CO2 per km3 batuan, namun biayanya bisa jauh lebih rendah, karena air yang bersirkulasi akan berfungsi mentransport CO2.
Para peneliti ini sangat berhati-hati dengan usulan tersebut. Model-model yang lebih rinci dan tes lapangan akan diperlukan untuk mengevaluasinya, kata mereka.
Disadur dari: http://www.rsc.org/chemistryworld/
Jumat, 12 April 2013
LIMBAH PLASTIK DAN DAMPAKNYA
Perkembangan tekhnologi
dewasa ini telah mendorong banyak orang dan industri besar dalam
menciptakan berbagai macam barang
- barang yang bersifat cepat saji, seperti makanan instan dalam
kaleng, dan beberapa produk makanan yang menggunakan kemasan plastik. Selain
kemasan yang menarik, makanan atau produk tersebut dapat dengan mudah ditemukan
diseluruh penjuru dunia. Seperti yang kita ketahui, plastik kini menjadi barang
yang tidak terpisahkan bagi kehidupan manusia. Berjuta kantong plastik dan
berbagai produk berbahan plastik digunakan setiap harinya.
Tingginya konsumsi produk berbahan plastik mengakibatkan
jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis,
plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik
diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi
(terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air,
bahkan udara.
Tanah, air, udara
merupakan elemen dasar perkembangbiakan dan sumber kehidupan bagi seluruh
makhluk hidup dimuka bumi ini. Udara sebagai sumber oksigen, tanah dan air merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup, karena
seperti yang kita ketahui rantai makanan berawal dari tumbuhan yang hidup
diatas tanah. Tetapi bagaimana jika
ketiga unsur penting dalam kehidupan makhluk hidup itu tercemar? Tentu akan
banyak sekali dampak yang dihasilkan bagi kelangsungan makhluk yang hidup
dimuka bumi ini.
Dibutuhkan waktu 1000
tahun agar plastik dapat terurai dengan sempurna. Ini adalah sebuah waktu yang
sangat lama. Saat terurai, partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan
air tanah. Jika dibakar, sampah plastik akan menghasilkan asap beracun yang
berbahaya bagi kesehatan yaitu jika proses pembakaranya tidak sempurna, plastik
akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila
terhirup manusia. Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis,
pembengkakan hati, gangguan sistem saraf dan memicu depresi.
Limbah plastik juga
berdampak negatif pada lingkungan hidup jika tidak ada pengolahan yang baik dan
benar. Secara rinci, dampak pencemaran sampah plastik adalah:
1) Penurunan kualitas udara,
dalam sampah yang ditumpuk, akan terjadi reaksi kimia
seperti gas H2S, NH3 dan methane yang jika melebihi NAB (Nilai Ambang Batas)
akan merugikan manusia. Gas H2S 50 ppm dapat mengakibatkan mabuk dan pusing
2) Penurunan kualitas air, karena limbah plastik biasanya
langsung dibuang dalam perairan atau bersama-sama air limbah, maka akan dapat
menyebabkan air menjadi keruh dan rasa dari air pun berubah
3) Kerusakan permukaan tanah,racun-racun dari partikel
plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan –hewan pengurai tanah
seperti cacing
4) Plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke
dalam tanah
5) Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga
menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah
yang mampu meyuburkan tanah
6) Plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang,
dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut.
Banyaknya sampah yang berasal dari produk berbahan plastik dapat
juga menjadi penyebab banjir, karena menyumbat saluran-saluran air tanggul
sehingga mengakibatkan banjir. Begitu fantastisnya sampah plastik menggunung
dimuka bumi ini, sekitar 500 milyar – 1 triliyun kantong plastik digunakan di
seluruh dunia. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik
setiap tahunnya.
Dari berbagai dampak yang ditimbulkan dari pemakaian
produk-produk berbahan plastik tersebut, upaya apa saja yang dapat kita lakukan
agar dapat meminimalisir bahayanya? Diantara lain dengan cara menggalakakan
pemakaian tas-tas yang tidak berbahan plastik, melakukan kampanye penyuluhan
pada masyarakat akan bahaya plastik ini sehingga masyarakat bisa secara aktif
dan sadar untuk mengurangi ketergantungan dan penggunaan plastik.
Penanganan selanjutnya adalah dengan mendaur
ulang limbah sampah plastik, akan tetapi, hal itu
tampaknya tidak mudah dijalankan. Proses daur ulang melalui tahap-tahap
pengumpulan, pemisahan (sortir), pelelehan, dan pembentukan ulang. Tahapan
paling sulit adalah pengumpulan dan pemisahan. Kedua tahapan ini akan lebih
mudah dilakukan jika masyarakat dengan disiplin ikut berpartisipasi, yaitu
ketika membuang sampah plastik.
Kita tidak dapat memungkiri pentingnya plastik dalam kehidupan
manusia, tetapi alangkah baiknya jika kita dapat dengan bijak menggunakannya,
agar sampah yang ditimbulkan tidak merusak ekosistem makhluk lain dimuka bumi
ini. Dan hendaknya kita semua sadar tentang isu
lingkungan yang penting ini, dan turut berperan sesuai dengan fungsi dan
kemampuan masing-masing demi menjaga kelangsungan kehidupan di muka bumi ini.
Langganan:
Komentar (Atom)

